Langsung ke konten utama

Evaluasi Baksos Ponjong.


Bagi teman teman yang tidak hadir pada Meeting Evaluasi semoga ini bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk kegiatan Baksos ke depannya insya Allah...

*Sie Keuangan* 

Pemasukan
Pengeluaran
Saldo...

Evaluasi:
Kendala pada masalah Transfer dana dari Perusahaan yang perlu proses husus.


Perkenalan Panitia khususnya Sie Bendahara kepada Donatur harus sedari awal.

*Sie Konsumsi*

Harus mempelajari dulu menu selera penduduk lokal agar bisa diperkirakan besaran dana yg dibutuhkan.

Acara makan bersama momentnya hampir di ahir. Maka untuk menghormati tamu husus spt Lurah/Babjnsa dll baiknya disiapkan Nasi kotak agar mereka bisa pulang lebih dulu karna waktu tugas.

*Sie Acara Lomba*

Baiknya acara Seremonial ada di masing2 kegiatan. Sebab bila dilakukan di puncak acara maka hadirin akan lama menunggu Sementara kegiatan anak paling butuh waktu panjang

Hadiah/Souvenir diletakkan dan diserahkan di masing2 kegiatan.

Pilihlah Hadiah/souvenir Buku Cerita Anak yang berkwalitas baik.

Kegiatan lomba terpaksa dihentikan lebih cepat karna acara penyerahan hadiah akan dimulai.

*Sie Acara Parenting*

Perlengkapan di ruang ibu2 luput dari perhatian, seperti Minuman air Putih dan Tissue untuk Penceramah.
Sebab 2 hal kecil ini bisa bikin MC harus keluar tinggalkan ruang untuk mencari .

Acara Kwiss ternyata tidak seseru yang diharapkan dan tidak bisa jadi pengisi waktu jeda.
Pengetahuan jamaah yang kebanyakan usia lanjut itu amat minim hingga yang menjawab orangnya itu2 saja.

Setengah dari mereka mampu jawab tapi menjawab dengan tidak tertib hingga dibatalkan pertanyaannya.

Penambahan pertanyaan nyatanya blm bisa menghabisi banyak hadiah yg tersedia.
Maka atas persetujuan Ketua Pelaksana hadiah yg tersedia untuk ibu/bapak yang masak plus ART yg melayani panitia saat bermalam.
Sisa hadiah dititipkan ke Pak Haji Ibam.

Jatah waktu 2 jam utk Parenting terlalu lama. Jadi mensiasati sisa waktu panjang dengan bersholawat . Ini sangat terpaksa. Lowong waktu menunggu hadiah dibagi sangat di luar dugaan. Ahirnya krn darurat  minta tolong Mbak Ratu yg punya banyak koleksi lagu sholawat untuk pimpin acara. Padahal seharusnya beliau membantu di ruang lomba.

*Sie Keterampilan*

Karna acara dimulai tidak sesuai jadwal yg disepakati otomatis pengaruh ke peserta kegiatan craft Makrame . Sebagian sdh tidak semangat, sebagian lagi keburu lapar .

Latihan menjadi Pembawa Acara pun jadi lebih singkat.
Unjuk kemampuan sangat penting untuk pesertanya karna modal dasar percaya diri di depan publik. Beruntung masih ada sisa tamu yang bisa menyaksikan ketrampilan dan keberanian mereka untuk tampil.

*Pembagian Goodie Bag*

Rencana semula Kariska yang Yg menyerahkan, Pak Basuki yang mencontreng  nama karna beliau yg kenal. Tapi ahirnya Karisa yg melakukan keduanya.
Namun berhikmah, sebab menghindari Pak Basuki dari komplain warga yg tak terdata.

*Transportasi*

Tidak adanya pemimpin dalam 1 mobil akibatnya terlalu banyak berhenti di jalan demi keinginan banyak orang.

Perlu ada yang menggantikan sopir supaya dia bisa istirahat.
Sering berhenti malah bikin lelah krn memaksa dia  beradaptasi berulangkali.

*Korrdinator Acara*

Setiap arena kegiatan dan acara inti harus ada yang mengawasi secara keseluruhan.
Dia bukan cuma penghubung antar seksi tp juga memutuskan  kapan acara diahiri.
Apalagi sinyal internet cukup sulit di sana. Koord Lapangan sangat berperan untuk itu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

Lagu Kebangsaan RISKA

Lagu Khas Jaman RISKA

Trio Rio.. Lagu lama Kroncong rusak, kalo kata anak Riska. Kalo denger intro lagu Im Still in love nya Trio Rio  ini pasti inget sekretariat Riska yg senyap . Semua udah pulang tinggal rombongan kecil nyebar di dekat Pos Satpam yang pakek dibikin tinggi kaya menara terminal Bis. Satu mobil yang tersisa, VW Combi doang. Toilet cantik nuansa biru sudah terkunci. Perpustakaan sejak sore lebih dulu tutup. Nggak kedengaran lagi mesin tik IBM yang jadi rebutan kalau ada beberapa acara  kepantiaan berbarengan misalnya acara ANSOR ketemu acara SANLAT yang dua2nya di bulan Ramadhan. Kaleng2 tromol kosong bertumpuk di pojok ruang berkarpet merah. Tadi siang dikerumunin panitia  hitung duit bareng2 . Seru! Pisahin duit besar dengan receh. Pake deg2an juga sih ngitungnya, maklum tromol RISKA punya saingan dengan tromol MASK yang sama sama berdar ngincer hari Jumat Gitar sudah anteng di tempatnya, bersandar di antara sekat  bawah lemari kaca tempat album2 kegiatan. Se...