Langsung ke konten utama

Lagu Kebangsaan RISKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

PROBLEM WAKAF

Mungkin ada sahabat2 yang berencana punya  umur ke 2 setelah wafat nanti dengan cara  membangun gedung Wakaf. Namun tidak sedikit kita lihat peninggalan wakaf yang terlantar baik fisik atau kepengurusannya. Sangat baik bila dipikirkan nasib masa depan wakaf. Khususnya wakaf mandiri yang tidak diserahkan pada pemerintah. Selagi kita hidup  masih banyak teman seumuran . Punya ghiroh (Semangat)  sama ingin tinggalkan jejak amal kebaikan   di bumi. Dana mudah dihimpun, kegiatan mudah  dibentuk untuk memakmurkan wakaf. Tambah usia tambah terasa sepi. Teman selivtingan satu persatu pergi, berkumpul di Barzah. Beberapa kasus gedung yayasan wakaf ditinggal karna  bangunan tak layak buat belajar. Anak anak Wakif (Pemberi wakaf) tidak dapat meneruskan karna selain kurang dana tempat tinggal mereka pun jauh plus kesibukan mereka mencari rejeki. Yang saya fahami Wakaf secara terminologi hukum Islam juga Hukum Indonesia berarti...  *Menahan ha...

LAPORAN BAKSOS DESA PONJONG

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Para donatur sekalian yang Allah muliakan. Alhamdulillah, terimakasih banyak atas bantuan materi dan doanya  hingga terlaksanalah acara Baksos Kariska sejak tanggal 13 sampai 15 September  2024  di Desa Mendak Sumber Giri -  Ponjong Wonosari -Gunung Kidul. Perjalanan pulang dan pergi memakan waktu panjang akibat berbenturan dengan libur bersama dan penyempitan jalur kendaraan di jalan Tol Cipalih. Akibatnya rombongan yang dijadwalkan bertatap muka dengan Takmir Masjid Jogokarian  jam 5 pagi terpaksa dilaksanakan jam 9.  Alhamdulillah berjalan lancar, pertanyaan2 penting yang diajukan Bang Ihsan banyak menjadi bekal kita. Dalam pertemuan dengan Takmir Masjid yang punya 9 Menteri Ekonomi dan 29 Kepala macam2 urusan itu didapat suatu kesimpulan bahwa mereka bersedia melakukan   *Pendampingan*  dalam membina dan membekali warga Ponjong supaya mampu membentengi diri menghadapi *Pemurtadan*. Mereka pu...