Langsung ke konten utama

LAPORAN BAKSOS DESA PONJONG


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Para donatur sekalian yang Allah muliakan. Alhamdulillah, terimakasih banyak atas bantuan materi dan doanya  hingga terlaksanalah acara Baksos Kariska sejak tanggal 13 sampai 15 September  2024  di Desa Mendak Sumber Giri -  Ponjong Wonosari -Gunung Kidul.

Perjalanan pulang dan pergi memakan waktu panjang akibat berbenturan dengan libur bersama dan penyempitan jalur kendaraan di jalan Tol Cipalih.
Akibatnya rombongan yang dijadwalkan bertatap muka dengan Takmir Masjid Jogokarian  jam 5 pagi terpaksa dilaksanakan jam 9. 
Alhamdulillah berjalan lancar, pertanyaan2 penting yang diajukan Bang Ihsan banyak menjadi bekal kita.


Dalam pertemuan dengan Takmir Masjid yang punya 9 Menteri Ekonomi dan 29 Kepala macam2 urusan itu didapat suatu kesimpulan bahwa mereka bersedia melakukan   *Pendampingan*  dalam membina dan membekali warga Ponjong supaya mampu membentengi diri menghadapi *Pemurtadan*.
Mereka punya jurus2 tertentu agar jamaah rindu suasana masjid. Tidak malu datang ke sana saat ada kesusahan.

Alhamdulillah.

Semoga suatu saat mereka bisa menghimpun anak2 dan  dewasa di Ponjong dalam kegiatan yg dikemas menyenangkan dan membangkitkan semangat keingin tahuan tentang aqidah.


*KUNJUNGAN KE DESA PONJONG*

Membutuhkan watu 1 jam 48 menit dari Joga menuju Kota yg dapat julukan Kota Gaplek itu.  62,9 km  dari Pusat Kota Jogja.
Disuguhi pemandangan hutan hutan jati. Allah beri tumbuhan harga tinggi untuk mengimbangi tanah kering dan lereng batu yang unik keindahannya.

Informasi yang didapat  penduduk banyak Muslim tapi masih banyak yang menjalankan budaya kesyirikan. Di sisi ruas.jalan ada beberapa gereja dan pemakaman umum bercampur muslim dan Kristen.

Menjelang magrib sampailah di tempat bermalam. Kami saksikan sendiri,  jamaahnya hanya 10 orang bapak2, 6 orang ibu dan 6 anak kecil.
Sholat subuh lebih sedikit lagi. Dan yang sangat memprihatinkan tak 1 pun jamaah pemuda.

Amat disayangkan, masjid sumbangan Syaikh Ibrahim Musa dari Abu Dhabi  di tahun 2019 itu tidak dimakmurkan.
Perlu strategi husus untuk menggaet hati pemuda dan anak2 untuk cinta masjid dan menjadikannya tempat nyaman menggali ilmu agama, olah raga, atau keterampilan.

Mudah2an terwujud niatan kita selanjutnya yaitu menyediakan  asatizah  dengan honor yang pantas.

Mencegah pemurtadan bukan sekedar bagi2 sembako. Sementara missi Kristenisasi suksesnya karna mereka sigap penuhi kebutuhan utama yang dirindukan warga yaitu pertolongan cepat tanpa ribet saat musibah sakit datang. Masalah perut  jadi nomor 2.

*ACARA PUNCAK BAKSOS*

Pukul 7.00 sesuai rencana kami sudah berkumpul di masjid.
Alhamdulillah ada 14 tamu undangan khusus yang hadir . Ketua2 RT, tokoh masyarakat, Babinsa hingga  Lurah.
Semua kegembiraan menyatu. Mereka baru pertama kali berkumpul dalam acara meriah dengan banyak hadiah (Goodie bag)
Anak2 usia TK sampai tidak yakin kalau hadiah itu untuk mereka, boleh dibawa pulang.

Acara Inti terbagi 3. 
1. *Lomba dan Keterampilan*

Anak anak tingkat TK sampai SD kelas 2 ikuti Lomba Mewarnai, dibimbing oleh Anna.
Begitu juga untuk Lomba Menggambar anak SD kelas 3 sampai kelas 6 yang dibimbing oleh Dara dan Iie.

Di kelas lain Nemi Sukria melatih 11  pelajar SMP dan SMA membawakan acara (MC) dan membaca Puisi.
Mbak Yana membagi ilmu Craft Macrame membuat tempat HP.
Semua peserta mengikuti dengan penuh minat namun sayang waktu membatasi.

Khusus kelas MC kami nikmati hasilnya pada penutupan acara. Mereka jadi percaya diri tampil di depan hadirin.

2. *Parenting Untuk Para Ibu*

Titik tujuan acara ini adalah  "Bersambung Rasa".  Semula kami takut "Salah gaya" dalam penyampaian. Alhamdulillah  Mbak Ningrum Maurice mampu membawakannya hingga acara yang juga  dipandu Otty ini berjalan hikmat tapi segar dengan selingan  tawa tanpa tinggalkan kesan menggurui.
Apalagi ditambah warga yang dasarnya punya sifat rahmah, jadi suasana penuh sayang mengalir apa adanya.

3. *Pesan Untuk Para Bapak*

Sementara Bang Molla di halaman  sedang menyampaikan pesan  ...*Back To Masjid* sesuai perintah Allah dalam Quran kepada para bapak.

Satu pesan penting yang jadi tujuan utama  Kariska datang ke desa ini.
Berharap semoga para imam2 keluarga ini semangat mengajak keluarganya memakmurkan Masjid

Ada selipan acara guna hidupkan suasana gembira. Namun di luar perkiraan kami acara yang  sebelum keberangkatan terbayang seru hingga banyak hadiah disiapkan, ternyata pertanyaan sederhana  pun mereka tak mampu menjawab. 
Beberapa kali pertanyaan dijawab oleh ibu2 muda yang orangnya itu itu saja. Maka sisa  hadiah disedekahkan untuk juru masak yang letih di balik layar. Mulanya mau dibagikan saja ke ibu2 hadirin tapi jumlahnya tidak mencukupi dan harus konsekwen dengan akad hanya yang mampu jawab yang  mendapat.

Acara rampung sebelum azan Zuhur berkumandang. Acara makan bersama dan pembagian Sembako dan lain2nya sudah terbagi dengan kemeriahan.

Memang terkesan terlalu seremonial dengan memanggil nama nama mereka.
Namun meninggalkan hikmah besar.

Ibu ketua Panitia (Elly)  memberi 1 syarat pengambilan. Suami istri datang sambil bergandengan tangan yang mungkin sudah lama mereka tidak lakukan.
Mudah2an jadi awal kebiasaan baik untuk pasangan2 itu.

Pada ahirnya ...
Terimakasih yang tak terhingga kepada Bapak/Ibu donatur. Sungguh amalan luar biasa dapat membahagiakan penghuni  desa di balik bukit Kabupaten Gunung Kidul ini.
Kegiatan ini pun mengundang turunnya pertolongan Allah berikutnya tanpa diduga dalam hitungan jam.

Ba'da sholat subuh tokoh masyarakat (Pak Basuki)  mendekat dan bisik2 curhat ke Bang Molla. Ingin  jamaah duduk nyaman di halaman masjid bila ada acara kumpul warga. Berharap Allah beri rejeki untuk bangun  atap (Awning)

Bisik2 itu belum dikabarkan kepada siapa pun!  Tapi Allah ijabah. Allah sentuh hati  hamba pilihanNya, spontan  ada di antara kami panitia yang  ajukan niatnya untuk menyumbang. Alhamdulillah..

Terimakasih juga untuk donatur dadakan yang diam diam begitu sigap ulurkan sedekah di lapangan saat kepepet, tanpa ada yg lain tahu. Baik saat persiapan, saat acara berlangsung hingga usai acara.

Terimakasih  juga kepada Bapak H. Ibam dan Ibu Edya yang ridho rumahnya jadi penginapan dadakan dengan pelayanan yang istimewa.

Sungguh amalan luar biasa dapat menghibur sekaligus mengajak ke kebaikan guna bekal akhirat. Insya Allah jadi washilah turunnya pertolongan dan kemudahan dari Allah untuk bapak/ibu semua.
Aamiin ya Rabb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

Evaluasi Baksos Ponjong.

Bagi teman teman yang tidak hadir pada Meeting Evaluasi semoga ini bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk kegiatan Baksos ke depannya insya Allah... *Sie Keuangan*  Pemasukan Pengeluaran Saldo... Evaluasi: Kendala pada masalah Transfer dana dari Perusahaan yang perlu proses husus. Perkenalan Panitia khususnya Sie Bendahara kepada Donatur harus sedari awal. *Sie Konsumsi* Harus mempelajari dulu menu selera penduduk lokal agar bisa diperkirakan besaran dana yg dibutuhkan. Acara makan bersama momentnya hampir di ahir. Maka untuk menghormati tamu husus spt Lurah/Babjnsa dll baiknya disiapkan Nasi kotak agar mereka bisa pulang lebih dulu karna waktu tugas. *Sie Acara Lomba* Baiknya acara Seremonial ada di masing2 kegiatan. Sebab bila dilakukan di puncak acara maka hadirin akan lama menunggu Sementara kegiatan anak paling butuh waktu panjang Hadiah/Souvenir diletakkan dan diserahkan di masing2 kegiatan. Pilihlah Hadiah/souvenir Buku Cerita Anak yang berkwalitas baik. Kegia...