Langsung ke konten utama

*HUJAN BERBUAH SABAR*


Ada suara sabar pada
penjual2 jas hujan. 
Gojek payung, dan  ojek motor  tetap tawarkan jasa meski tahu kebanyakan orang memilih GrabCar.

Ada sabar pada bapak di kursi seberang. Menggigil genggam kantong isi sedikit  makanan dan uang 3000 perak kesanggupannya membayar.

Penumpang tahan  sabar tunggu muatan penuh.
Kalau tak dengar keluh 2 org sopir mungkin sudah cari angkot lain.
"Asal  penuh 1 rit saja, saya pulang"
Satunya bilang...
"Sore tadi masih cakep tuh!  Tapi baru mau narik lagi , eeehh hujan!

Angkot susuri emperan toko2 Pasar Anyar. Ada lagi sabar pada 4 Mamang Ojol yang memilih  tidur  meringkuk di samping motornya dari pada pulang

Tiba2 angkot berhenti. 
Sopir sabar turun dengan air 1 botol air buat siram mesin. Wushh...keluar asap.

Kenapa nggak dari tadi urus mesin waktu nge-tem 1/2 jam ??

Butuh sabar.

Lihat punggungnya basah, mukanya cemas, jadi berharap Allah kirim gambaran itu untuk anak istri dengan caraNya.

Di jajaran wurung2 tenda.
Pedagang2 melamun. Sajian masih utuh tapi kursi2 sudah tersusun.

Ribuan sabar terserak... luput dari mata. 
Harum sabar lekat dengan syukur. Lihat sabar jadi syukur. Mau pandai syukur harus sabar.

Jam 10.
Di gerbang Cibuluh tidak ada ojek.
Berpayung selusuri jalan
Lewati makam
Merunduk rendah lewati portal yg sudah terkunci.
Untung tidak becek..
Untung ada lampu2 gang menyala terang dengan jarak berdekatan.
Untung ada petugas kebersihan Desa ambil sampah dari pagar warga.

Syukuri hasil kerja pemerintah sambil sabar hadapi kekurangannya.
Sabar syukur memang butuh perjuangan dan pertolongan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

Evaluasi Baksos Ponjong.

Bagi teman teman yang tidak hadir pada Meeting Evaluasi semoga ini bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk kegiatan Baksos ke depannya insya Allah... *Sie Keuangan*  Pemasukan Pengeluaran Saldo... Evaluasi: Kendala pada masalah Transfer dana dari Perusahaan yang perlu proses husus. Perkenalan Panitia khususnya Sie Bendahara kepada Donatur harus sedari awal. *Sie Konsumsi* Harus mempelajari dulu menu selera penduduk lokal agar bisa diperkirakan besaran dana yg dibutuhkan. Acara makan bersama momentnya hampir di ahir. Maka untuk menghormati tamu husus spt Lurah/Babjnsa dll baiknya disiapkan Nasi kotak agar mereka bisa pulang lebih dulu karna waktu tugas. *Sie Acara Lomba* Baiknya acara Seremonial ada di masing2 kegiatan. Sebab bila dilakukan di puncak acara maka hadirin akan lama menunggu Sementara kegiatan anak paling butuh waktu panjang Hadiah/Souvenir diletakkan dan diserahkan di masing2 kegiatan. Pilihlah Hadiah/souvenir Buku Cerita Anak yang berkwalitas baik. Kegia...

LAPORAN BAKSOS DESA PONJONG

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Para donatur sekalian yang Allah muliakan. Alhamdulillah, terimakasih banyak atas bantuan materi dan doanya  hingga terlaksanalah acara Baksos Kariska sejak tanggal 13 sampai 15 September  2024  di Desa Mendak Sumber Giri -  Ponjong Wonosari -Gunung Kidul. Perjalanan pulang dan pergi memakan waktu panjang akibat berbenturan dengan libur bersama dan penyempitan jalur kendaraan di jalan Tol Cipalih. Akibatnya rombongan yang dijadwalkan bertatap muka dengan Takmir Masjid Jogokarian  jam 5 pagi terpaksa dilaksanakan jam 9.  Alhamdulillah berjalan lancar, pertanyaan2 penting yang diajukan Bang Ihsan banyak menjadi bekal kita. Dalam pertemuan dengan Takmir Masjid yang punya 9 Menteri Ekonomi dan 29 Kepala macam2 urusan itu didapat suatu kesimpulan bahwa mereka bersedia melakukan   *Pendampingan*  dalam membina dan membekali warga Ponjong supaya mampu membentengi diri menghadapi *Pemurtadan*. Mereka pu...