Langsung ke konten utama

Sudah Benarkah Bacaan Kita?


Salah ucap salah arti, meski cuma satu huruf saja yang keseleo. Kalau dalam bahasa Indonesia misalnya (malam, makam, masam). Huruf tengah masih jauh beda bunyinya, jadi kentara jelas dimana salahnya.

Salah ucap salah arti, meski cuma satu huruf saja yang keseleo. Kalau dalam bahasa Indonesia misalnya (malam, makam, masam). Huruf tengah masih jauh beda bunyinya, jadi kentara jelas dimana salahnya.

Dalam bahasa arab tipis sekali perbedaan bunyi huruf. misalnya "Ashadu s tipis (س)  artinya : "Singa". Namun bila sin tipis dibaca tebal  (ش)  , bunyinya jadi  "Asyhadu" artinya bersaksi.
Mngucap kalimat syahadat dengan ASHADU anlaa ilaaha illallaah...berarti "Aku Macan bahwa tak ada tuhan selain Allah"

Contoh lain lagi...
Qul huallaahu ahad dengan huruf  (ق) artinya  Katakanlah bahwa Allah itu satu.
Tapi kalau mengucapkannya dengan huruf K biasa ( ك) Kulhuallahu ahad     (berarti Makanlah, Allah itu satu)

Belajar mengucapkan bahasa Arab dengan benar adalah PENTING. Jangan puas hanya dengan mampu membaca cepat tanpa bunyi huruf yang benar.
Apalagi bersandar pada huruf latin yang biasa terdapat pada bacaan surah Yassin.
Banyak bunyi huruf Arab yang tak bisa ditulis dengan huruf latin.

Berapa usia sahabat?
Sudah berapa lama bertahan dengan kebiasaan membaca yang dulu-dulu juga?
Pernahkan mengoreksi bacaan dihadapan orang yang fasih?
Kalau berpatokan pada umur Rasulullah wafat pada usia 63 tahun, berapa lagi waktu usia sahabat yang tersisa untuk belajar benahi bacaan?

Tak mengapa jatah umur tinggal sedikit lagi, asalkan kita mati dalam keadaan semangat belajar.keadaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

Lagu Kebangsaan RISKA

Lagu Khas Jaman RISKA

Trio Rio.. Lagu lama Kroncong rusak, kalo kata anak Riska. Kalo denger intro lagu Im Still in love nya Trio Rio  ini pasti inget sekretariat Riska yg senyap . Semua udah pulang tinggal rombongan kecil nyebar di dekat Pos Satpam yang pakek dibikin tinggi kaya menara terminal Bis. Satu mobil yang tersisa, VW Combi doang. Toilet cantik nuansa biru sudah terkunci. Perpustakaan sejak sore lebih dulu tutup. Nggak kedengaran lagi mesin tik IBM yang jadi rebutan kalau ada beberapa acara  kepantiaan berbarengan misalnya acara ANSOR ketemu acara SANLAT yang dua2nya di bulan Ramadhan. Kaleng2 tromol kosong bertumpuk di pojok ruang berkarpet merah. Tadi siang dikerumunin panitia  hitung duit bareng2 . Seru! Pisahin duit besar dengan receh. Pake deg2an juga sih ngitungnya, maklum tromol RISKA punya saingan dengan tromol MASK yang sama sama berdar ngincer hari Jumat Gitar sudah anteng di tempatnya, bersandar di antara sekat  bawah lemari kaca tempat album2 kegiatan. Se...