Langsung ke konten utama

Mengenang Bang Ade



Masih saja ingat video pemakaman Bang Ade. Beliau kembali ke Allah tinggalkan  kebaikan  yang sulit terbayar. hadiah ke sahabat2nya terbawa sampai akhirat.

Nama lengkapnya dr.H.Azir Azwien Jenie.
Panggilan akrabnya Bang Ade.
Beliau aktifis senior RISKA di awal pembentukannya. Di bawah atap masjid Sunda Kelapa itu beliau bertemu dengan Mba Rini yang jadi pendamping shalihah saat sehat mau pun sakit bertahun.

Pernah bertandang ke rumahnya 1x saat mengajukan proposal Baksos Alumni RISKA ke  warga dhuafa di pinggir bukit sampah Bantar Gebang .

Kami diterima di halaman belakang bersisian dengan  kolam renang dan barisan Pohon Kamboja. Sangat kontras dengan suasana di seberang halaman parkir rumah itu.

Dari lihat Mikrolet, motor seliweran tiba2 ada di Bali. Menuju ruang temu kita susuri dulu jalan setapak di antara rimbunan hijau tanaman segar cantik. Taman In door dengan  udara yang bebas mengalir menyatu dengan harum ruang.


Suasana tenang dan sejuk,  setenang bicara dan sesejuk senyum pasangan serasi  itu.
Dekat kursi roda Bang Ade ada bel kecil bahan kuningan untuk memanggil ART saat  diperlukan. 

Serasa isi buku Etika yg pernah ada di benak jadi ambyaarr! Pengamalan saya sangat sedikit dibanding 2 sosok di hadapan ini.

Memang betul yaa.  amaliah adalah nasehat paling  jitu!

Pertemuan yg meninggalkan kesan mendalam. Baru lihat bukti bahwa  ngobrol itu nggak perlu seru seru amat dengan kebanyakan mimik atau gerak tangan.
Nggak usah repot2 cari cerita atau ungkapan banyak demi suasana akrab.
Yakin saja bahwa rasa sayang dan hormat pasti akan sampai. Datang dari hati pasti  sampainya ke hati. Yang dari mulut hanya sampai ke telinga.

Bang Ade suaranya pelan, pertanyaannya pendek tapi bikin kita mikir lalu berusaha hati hati menjawabnya dengan ringkas tapi tepat.
Mba Rini  tenang menyimak di sampingnya. 


Selebihnya hanya melihat beliau lewat postingan foto2 makan di RM Padang bersama sahabat2 ROS (Riska Old Stok).
Senang lihat beliau senyum happy menikmati kebersamaan.

Begitu pandainya ia ungkapkan cinta pada sahabat sejak di bumi sampai akhirat. Kalau tidak salah 3 gelombang ia ukir jejak amal dan cinta  itu lewat kaki2 para sahabatnya di Makkah Madinah. Masya Allah. 
Bikin saya yang minim "Bekal Pulang" ini cemburu berat! 


Hari ini Rabu 9 Oktober 2024 dapat berita Bang Ade wafat.
 Inna lillahi wa inna ilaihirroji'uun

Duka ditinggal orang baik memang beda. Rekaman kebaikannya beruntun terbayang apalagi ditambah dengan pemandangan jamaah masjid, sahabat2 Kariska dan murid SMA ( Sekolah wakaf beliau) masih berseragam keluar dari masjid mengiringi keranda.

Masjid  Al Hikmah bercat putih di Taman Cimanggu - Bogor ini sering saya lewati. 
Di hari kepergian beliau baru saya tahu ternyata wakaf beliau juga.
Masya Allah, masa muda aktif di masjid, Allah temukan pasangan di masjid, kegiatan remaja  masjidnya terbawa terus hingga membangun masjid yang diisi oleh jamaah yang mendapat kucuran cintanya juga.



Saya abadikan kenangan abang kebanggan ini lewat amalan saya. Sebab nggak mungkin membalas kebaikannya dengan sepadan.

2x saya menerima hadiah uang lebaran pada acara Buka Bersama KARISKA, saya belikan Kaca Mata Baca untuk dhuafa di mana saja.
Hingga ke bawah jembatan By Pass dekat Stasiun Jatinegara.

Di sana berkumpul Tukang Cukur, Tukang Sol Sepatu, dan Tukang Jahit usia di atas 40 tahun hingga 60 th lebih. Usia yang sedang butuh2nya kacamata Plus. 
Maka jangan lama lama di sana. Cukup pilih seorang bapak untuk membagikan. Kalau nggak, dalam sekejap kita dikerubungi!




Ya Rabb ..
Bimbing dan kokohkan  lidah beliau dalam menjawab pertanyaan malaikatMu.
Kami bersaksi beliau hambaMu yang santun, cinta sahabat dan murah hati.
Jadikan kebaikannya jalan washilah untuk kebahagiannya di Yaumil Masyhar.
Kesabaran beliau dalam menerima  sakit bertahun jadi pintu menuju  syurgaMu. Bersama keluarganya dikumpulkan dengan orang2 shaleh.

ya Rabb..
Pertemukan kami dengan beliau serta sahabat2 RISKA  yg telah  wafat dalam barisan di Telaga Al Kautsar NabiMu.
Aammiin ya Rabb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMANAN DI RISKA

Siapa bilang kumpul2 Riska enak2 melulu? Nggak tuh! Ada rasa pare pare nya juga walau dikit. Tapi menyehatkan seperti keberadaannya di antara somay kentang dan telor. Inget banget saat Tasyakuran di Villa Soekarno. Ruang utama segitu gede tapi nggak ada meja makan apalagi kursi. Jadi kita makan di mana saja,bebas! Kebetulan banyak yang pilih duduk berjejer di bibir kolam renang kosong. (Kolam husus kalo lagi males berenang :) Sarapan lah rame2 di sana , kaki menjuntai. Campur antara teman2 yang alim, baru insap dan masih urakan. Salah satu ada yang makannya pakek tangan kiri, eh! Langsung ada celetukan, Ih...Tidak islami!  Celetukannya sih lembut dan nggak apa apa sebenernya , apalagi anak RISKA terkenal "Tambeung" , tahan dicela. Tapi kenyataannya berlanjut terus. Sering muncul istilah itu saat ngumpul . Dikit2 T.I! Dikit2 TI ! (*Tidak Islami) Ada kelakuan nyeleneh  dikit pasti ada celetukan ..ikh, T.I deh! Lama lama jadi 2 kubu. Hubungan yang  "Jilbaban...

Evaluasi Baksos Ponjong.

Bagi teman teman yang tidak hadir pada Meeting Evaluasi semoga ini bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk kegiatan Baksos ke depannya insya Allah... *Sie Keuangan*  Pemasukan Pengeluaran Saldo... Evaluasi: Kendala pada masalah Transfer dana dari Perusahaan yang perlu proses husus. Perkenalan Panitia khususnya Sie Bendahara kepada Donatur harus sedari awal. *Sie Konsumsi* Harus mempelajari dulu menu selera penduduk lokal agar bisa diperkirakan besaran dana yg dibutuhkan. Acara makan bersama momentnya hampir di ahir. Maka untuk menghormati tamu husus spt Lurah/Babjnsa dll baiknya disiapkan Nasi kotak agar mereka bisa pulang lebih dulu karna waktu tugas. *Sie Acara Lomba* Baiknya acara Seremonial ada di masing2 kegiatan. Sebab bila dilakukan di puncak acara maka hadirin akan lama menunggu Sementara kegiatan anak paling butuh waktu panjang Hadiah/Souvenir diletakkan dan diserahkan di masing2 kegiatan. Pilihlah Hadiah/souvenir Buku Cerita Anak yang berkwalitas baik. Kegia...

LAPORAN BAKSOS DESA PONJONG

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Para donatur sekalian yang Allah muliakan. Alhamdulillah, terimakasih banyak atas bantuan materi dan doanya  hingga terlaksanalah acara Baksos Kariska sejak tanggal 13 sampai 15 September  2024  di Desa Mendak Sumber Giri -  Ponjong Wonosari -Gunung Kidul. Perjalanan pulang dan pergi memakan waktu panjang akibat berbenturan dengan libur bersama dan penyempitan jalur kendaraan di jalan Tol Cipalih. Akibatnya rombongan yang dijadwalkan bertatap muka dengan Takmir Masjid Jogokarian  jam 5 pagi terpaksa dilaksanakan jam 9.  Alhamdulillah berjalan lancar, pertanyaan2 penting yang diajukan Bang Ihsan banyak menjadi bekal kita. Dalam pertemuan dengan Takmir Masjid yang punya 9 Menteri Ekonomi dan 29 Kepala macam2 urusan itu didapat suatu kesimpulan bahwa mereka bersedia melakukan   *Pendampingan*  dalam membina dan membekali warga Ponjong supaya mampu membentengi diri menghadapi *Pemurtadan*. Mereka pu...